Home / Berita Irak / Untuk Rebut Mosul dari ISIS, Irak Tak Butuh Turki

Untuk Rebut Mosul dari ISIS, Irak Tak Butuh Turki

Juru bicara Militer Irak mengatakan tak butuh Turki untuk rebut Mosul dari ISIS. Hanya orang Irak saja yang boleh bergabung dengan pasukan darat untuk mengalahkan ISIS, dan merebut kembali Mosul.

 

Islam-Institte, BAGHDAD – Juru bicara pasukan gabungan Irak, Bigradir Jenderal Yahya Rasool, menegaskan bahwa Irak tidak membutuhkan bantuan dari pasukan Turki untuk bisa membebaskan Mosul dari cengkraman ISIS. Pengalaman pasukan rakyat Irak bertempur merebut Ramadi dari ISIS adalah bukti, Irak tak butuh negara manapun, termasuk Turki.

Hal ini disampaikan Yahya Rasool menyusul pengiriman pasukan beberapa waktu lalu oleh Turki ke wilayah Mosul tanpa sepengetahuan pemerintah Irak. Pengiriman pasukan tersebut langsung memancing kemarahan pemerintah Irak, yang menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran keras terhadap kedaualatan negara.

Dalam kesempatan tersebut Rasool juga menegaskan kembali bahwa hal ini bukan hanya berlaku untuk Turki, tapi untuk semua negara lain. Menurutnya, hanya orang Irak saja yang boleh bergabung dengan pasukan darat untuk mengalahkan ISIS, dan merebut kembali Mosul.

“Pemerintah telah mengumumkan bahwa mereka tidak ingin partisipasi dari pasukan lain, baik dari Turki atau dari negara lainnya dalam upaya membebaskan Mosul,” ucap juru bicara militer tersebut sebagaimana dilansir Sputnik pada Minggu (27/12).

“Hal ini tidak akan menjadi masalah, mengingat banyaknya orang yang tergabung dalam pasukan gabungan Irak, yang terdiri dari pasukan pemerintah Irak, pasukan suku dan pasukan rakyat pro-pemerintah Irak,” tambahnya. ISIS telah menduduki Mosul dan Ramadi dengan ambisi besarnya merebut Baghdad, dan hampir mencapai Baghdad tetapi dapat perlawanan sengit dari pasukan dan rakyat Irak.  (AL/ARN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Menteri Perang ISIS Eks Kepala Pasukan Khusus Didikan AS

MOSUL, Menteri Perang ISIS – Kolonel Gulmurod Khalimov, mantan kepala pasukan khusus Tajikistan. Sosok ini pernah ...