Home / Berita Suriah / Teroris ISIS Siapkan Anak-anak ISIS Jadi Monster-monster Sadis

Teroris ISIS Siapkan Anak-anak ISIS Jadi Monster-monster Sadis

Teroris ISIS rekrut anak-anak ISIS untuk ciptakan monster-monster baru yang sadis dan ganas di masa depan …

 

Islam-Institute, LONDON – Sebuah pasukan baru anak-anak ISIS yang direkrut oleh kelompok teroris ISIS, mereka dicekoki dengan doktrin konsep-konsep terorisme sejak lahir, jihadis ISIS melihat bahwa anak-anak kecil itu lebih ganas dan mematikan disbanding orang dewasa, mereka menganggap bahwa generasi ini merupakan generais masa depan kelompok teroris ISIS.

Menurut “Sky News Arabia” (06/03), sebuah pusat penelitian untuk memerangi faham garis keras di London, “Research For Quilliam”, merilis sebuah hasil penilitian tentang anak-anak kelompok teroris ISIS, disitu disebutkan cara yang digunakan oleh kelompok tersebut dalam perekrutan jihadis anak dan adakan pelatihan untuk  bertempur.

Laporan itu mengatakan bahwa kelompok teroris ISIS melatih anak-anak ISIS untuk memata-matai dan mengajari mereka untuk menjadi seorang jihadis yang siap memasuki pertempuran atau menjadi delegasi untuk menyebarkan ide-ide mereka atau menjadi algojo dalam pelaksanaan hukuman eksekusi dan pelaku bom bunuh diri.

Para peneliti tersebut mengatakan “kelompok teroris ISIS mengerahkan banyak upaya untuk mengajari anak-anak tentang kurikulum pendidikan berdasarkan kepada kekerasan dan kebencian serta untuk mengkampanyekan gagasan mereka di masa yang akan datang, sementara itu para jihadis generasi sekarang mengakui bahwa anak-anak ISIS itu jauh lebih ganas dan lebih mematikan daripada diri mereka sendiri”.

Hasil penilitian itu menambahkan “kelompok teroris ISIS bertujuan mempersiapkan generasi baru para jihadis yang jauh lebih kuat dari para jihadis yang sekarang, di mana mereka tumbuh dan dicetak atas dasar kekerasan dengan seringnya menyaksikan secara langsung pelaksanaan eksekusi mati di depan publik dan menonton beberapa rekaman video di pusat-pusat media yang mereka kendalikan serta memberi mereka senjata untuk bermain di dalamnya”.

Penyelidikan mengakhiri laporannya dengan menyebutkan bahwa apa yang dilakukan oleh kelompok teroris ISIS sama seperti apa yang terjadi di Liberia pada tahun 1997, ketika Charles Taylor merebut kekuasaannya dengan pekerjakan anak-anak sebagai tentara.

Selain itu kelompok teroris ISIS mengikuti metode yang digunakan Nazi sebagaimana yang digunakan Hitler dalam mengajarkan doktrin kebencian bagi anak-anak kecil.  (AL/SFA)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Islam Institute, No Image Available.

Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi Agen MOSSAD dan Yahudi Tulen

Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi Agen MOSSAD dan Yahudi Tulen. Sejumlah media asing, diantaranya Veterans ...