Home / Tag Archives: Pasal Penghinaan Presiden

Tag Archives: Pasal Penghinaan Presiden

Oh Ternyata…, Pasal Penghinaan Presiden Sudah Ada Sejak Masa SBY

Presiden Jokowi Dihujat, Ternyata Pasal Penghinaan Presiden Sudah Ada Sejak Masa Presiden SBY Islam-Institute.com, Jakarta ...

Read More »

Gambar Fahri Hamzah Bermulut Anjing Terkait Ucapannya Sendiri

gambar meme ini beredar luas di medsos untuk mengkritik fahri hamzah ISLAMTOLERAN.COM- Inilah Yang disebut SENJATA MAKAN TUAN, Fahri Hamzah politikus PKS ini mengungkapkan ketidak setujuannya terhadap niatan presiden jokowi yang ingin menghidupkan kembali pasal larangan penghinaan kepada Presiden melalui Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Jokowi tentu punya alasan kuat mengapa punya inisiatif untuk kembali menghidupkan pasal penghinaan presiden, di berbagai media sosial masyarakat yang sejak awal benci jokowi membuat meme meme jokowi yang disamakan dengan binatang bodoh seperti kodok. monyet dan kecebong Menurut Fahri, kritik merupakan konsekuensi yang tidak dapat dihindari oleh pejabat publik. Politisi PKS itu mengungkapkan, ia sering menerima kritik dan hal itu dianggapnya sebagai pemacu dalam memperbaiki kinerja. Fahri mengaku tidak pernah memiliki keinginan menempuh jalur hukum untuk merespons berbagai kritik. "Tidak perlu tersinggung, tugas pejabat itu di antaranya dimaki-maki. Siapa lagi yang dimaki kalau bukan pejabat publik. Saya anggap penghinaan itu hiburan sebagai pejabat publik," kata Fahri, di Istana Bogor, Rabu (5/8/2015). Perkataan Fahri ini ibarat pepatah “air disulam nabok muka sendiri”. Akibat ucapannya tersebut kini fahri hamzah harus menerima hukuman dari rakyat & harus menelan air ludahnya sendiri sebab pengguna medsos kini tengah ramai ramainya menyebarkan gambar fahri hamzah yang mulutnya di edit menjadi mulut ANJING Mulut anjing itu menunjukkan betapa Fahri selama ini terkenal dengan komentar-komentarnya yang provokatif bahkan brutal. Pengguna Medsos kini punya alasan kuat membuat gambar meme fahri hamzah bermulut anjing dan menyebarkannya di facebook maupun twitter untuk dijadikan hiburan sebab fahri hamzah sendiri bilang bahwa menghina, memaki pejabat seperti dirinya itu tidak apa apa dan hal itu adalah suatu hiburan yang tidak perlu dipermasalahkan Kita Tunggu saja apa reaksi Fahri Hamzah dengan beredarnya meme dirinya yang mulutnya disamakan dengan mulut anjing. apakah fahri hamzah masih menganggap gambar meme mulut anjit dirinya sebagai hiburan atau malah fahri hamzah bakalan marah tidak karuan dan akhirnya memidanakan pihak yang telah membuat gambar meme dirinya yang mulutnya disamakan dengan mulut anjing ?

Read More »

Mahfud Md: Tangkap Orang Yang Menggambarkan Presiden Sebagai Hewan Bodoh

ISLAMTOLERAN.COM- Usulan agar pasal penghinaan presiden masuk dalam revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) menuai pro dan kontra. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengatakan pasal penghinaan terhadap presiden dan wakil presiden sangat dilematis. "Di satu sisi pasal itu mengancam demokrasi sehingga dibatalkan oleh MK, sisi lain martabat presiden harus dilindungi," tulis Mahfud akun Twitter pribadinya, @mohmanfudmd. Sebelumnya Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD pun bersuara terkait pasal penghinaan tersebut. "Kritik dan menghina itu memang beda jauh dalam rasa, tapi beda tipis dan sulit ketika dirumuskan dalam kalimat hukum," tulisnya. Mahfud menambahkan pasal 263 dan 264 dalam RUU KUHP yang baru telah menimbulkan komplikasi yuridis dan bisa mengancam demokrasi dan hak-hak konstitusional setiap orang. Komplikasi yang dimaksud adalah substansi pasal tersebut sudah dinyatakan inkonstitusional oleh MK padahal menurut pasal 24C (1) UUD, putusan MK adalah final. Pasal-pasal penghinaan tersebut mengancam demokras dan hak-hak konstitusional setiap orang karena sulit merumuskan kriteria antara mengritik dan menghina. Jika dilihat, lanjutnya, mengritik dan menghina memang beda jauh, tapi saat akan dirumuskan dalam kalimat hukum menjadi sangat sulit. "Sebenarnya RUU KUHAP yang diributkan ini sudah diajukan oleh pemerintahan SBY pada Maret 2013. Waktu itu sudah diributkan, tapi terhenti," ujarnya. Mahfud menyetujui orang yang menghina presiden dan wakil presiden harus dihukum. Negara harus menghukum orang yang menggambarkan presiden sebagai hewan yang bodoh. "Negara harus menghukum orang yang mencerca Presiden dengan sarkastis atau menggambarkan di depan umum Presiden sedang berbuat asusila," jelasnya. "Soalnya: bagaimana membuat rumusan dalam pasal-pasal aturan hukum agar tak bisa digunakan secara "karet" untuk memberangus demokrasi & HAM. Kita harus beradab: membangun demokrasi & konstitusi yang sehat tapi tak boleh membiarkan penghinaan pada Presiden. Ini yang harus dirumuskan," tegas Mahfud. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah menginginkan pasal penghinaan terhadap presiden masuk ke dalam revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) setelah sebelumnya pasal penghinaan terhadap presiden telah dicabut dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2006 silam. Presiden Joko Widodo mengaku pasal penghinaan presiden dihidupkan kembali semata untuk melindungi para pengkritiknya dari pasal pasal karet. Bukan sebagai bentuk antikritik. Jokowi, secara peribadi, mengaku tak memerlukan pasal yang sudah digugurkan MK itu. Lagi pula ia sudah terbiasa dihina sejak menjabat Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga menjabat kepala negara. sumber: republika.co.id

Read More »

Eggy Sudjana: Presiden Jokowi Gila, Presiden Brengsek

ISLAMTOLERAN.COM- Eggy Sudjana memberikan pernyataan dalam sebuah wawancara di TV One bersama Ruhut Sitompul tentang Pasal Penghinaan Presiden. Yang mengejutkan adalah Eggy menyebut bahwa Presiden Jokowi berwajah jelek dan semua audience tertawa. Simak VIDEO nya dimana Eggy Sudjana dengan terang-terangan mengatakanJokowi Pantas Untuk Dihina dan Seorang Presiden yang Brengsek Videonya Diterbitkan tanggal 6 Agt 2015, silahkan buka link berikt ini >>>>https://www.youtube.com/watch?v=b9821PkZesQ

Read More »