Home / Berita Yaman / Perang Yaman: Arab Saudi Gunakan Senjata Kimia

Perang Yaman: Arab Saudi Gunakan Senjata Kimia

Perang Yaman Terkini: Brigadir Lukman Menyebut Arab Saudi Gunakan Senjata Kimia dan Biologis di Ma’rib

Terkait perang di Suriah, Arab Saudi juga telah memasok ISIS dan Jabhat al-Nusra dengan senjata-senjata kimia dan juga bahan-bahan kimia utuk membuat senjata yang sejenis.

Islam-institute.com, SANA’A-YAMAN – Brigadir Sharaf Qaleb Luqman , Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, mengungkap penggunaan senjata-senjata kimia dan biologis oleh pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi dalam menyerang provinsi Ma’rib di Yaman.

“Koalisi negara-negara Arab pimpinan Saudi telah menggunakan senjata-senjata kimia dan biologis di Ma’rib,” ungkap sebuah media berbahasa Arab mengutip ucapan Jenderal Lukman pada hari Selasa (13/10) kemarin.

Pada awal April, seorang pejabat senior militer Yaman mengatakan bahwa para pejuang revolusioner telah menyita sejumlah truk Arab Saudi bermuatan bahan kimia yang akan dikirim kepada para teroris di negara Muslim itu.

Mayor Jenderal Khalid al-Barayemi dari Yaman mengatakan bahwa pasukan revolusioner tersebut menemukan senjata kimia di beberapa truk Saudi yang sedang menuju daerah yang berada di wilayah operasi teroris Al-Qaeda dan ISIS dukungan Saudi.

Ia menyatakan bahwa barang-barang yang telah disita itu antara lain berupa zat-zat yang bisa memproduksi gas Sarin dimana hal itu adalah senjata yang sangat mematikan.

Perang Yaman Terkini: Brigadir Lukman Menyebut Arab Saudi Gunakan Senjata Kimia dan Biologis di Ma’rib

Al-Bariyami juga mengatakan bahwa ada cukup bukti yang menunjukkan bahwa Turki juga telah mengirimkan senjata ke tanah Yaman dengan diselundupkan melalui bantuan kemanusiaan, dan ini menyiratkan bahwa senjata berupa zat  kimia itu mungkin dikirim melalui Turki.

Pejabat Yaman itu juga lebih jauh menjelaskan bahwa mantan presiden yang buron, Mansour Hadi pada dua bulan yang lalu telah mengadakan pembicaraan dengan presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan, untuk meminta bantuan militer dari Ankara.

Riyadh selama ini melakukan kebohongan karena serangan udara yang selama ini diklaim untuk menghantam posisi Ansarullah pada kenyataannya justru digunakan untuk melakukan pembunuhan kepada rakyat Yaman, serta meratakan pemukiman penduduk dan infrastruktur sipil.

Arab Saudi sendiri diketahui sebagai pendukung utama kelompok-kelompok teror di kawasan. Beberapa bulan yang lalu, wapres AS, Joe Biden menyalahkan Riyadh atas peran langsungnya mendukung berbagai kelompok teror di kawasan termasuk ISIS dan Jabhat Al-Nusra.

Terkait perang di Suriah, Arab Saudi juga telah memasok ISIS dan Jabhat al-Nusra dengan senjata-senjata kimia dan juga bahan-bahan kimia utuk membuat senjata yang sejenis. (AL/ARN/RM/FNA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Islam Institute, No Image Available.

Peter Maurer Desak Arab Saudi Hentikan Perang di Yaman

Palang Merah Internasional Desak Arab Saudi Hentikan Perang di Yaman. Presiden Komite Palang Merah Internasional ...