Berita Irak

57 Orang di Irak Tewas dalam Serangan Bom Mobil ISIS

 Serangan Bom Mobil ISIS Menewaskan 57 Orang di Irak

Kelompok Militan ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil tersebut, yang menargetkan kelompok etnis dan pejabat pemerintah serta warga sipil. ISIS adalah negara ekstrimis yang dibangun dengan aksi teror yang didukung oleh Amerika, negara-negara Barat, Israel, Arab Saudi dan negara Arab lainnya.

Islam-institute.com, BAGHDAD –  Di tempat terpisah di Irak tiga serangan bom mobil dengan ledakan besar telah menewaskan sedikitnya 57 orang dan puluhan luka-luka. Di Irak sampai saat ini dilanda konflik setelah ISIS mendeklarasikan sepihak berdirinya negara ISIS yang diperjuangkan dengan aksi teror.

“Seorang sopir memohon kepada polisi untuk diizinkan memarkir kendaraannya untuk membeli obat dari apotek terdekat, lalu lima menit kemudian bom meledak dan menyebabkan kerusakan besar,” kata kapten polisi Mohammed al-Tamimi.

Pada Senin (5/10) telah terjadi insiden terburuk di kota Khalis di timur Provinsi Diyala, di mana 35 orang tewas dan 30 lainnya terluka dalam pemboman yang diklaim oleh militan ISIS.

Kota Khalis terletak 80 kilometer (50 mil) timur laut dari ibukota, Baghdad.

Pada Senin (5/10) telah terjadi insiden terburuk di kota Khalis di timur Provinsi Diyala, di mana 35 orang tewas dan 30 lainnya terluka dalam pemboman yang diklaim oleh militan ISIS.


Sementara itu, di ibukota Baghdad, sedikitnya 12 orang tewas dan 20 lainnya terluka ketika serangan bom mobil meledak di sebuah jalan komersial di kawasan timur laut Husseiniyah.

Kemudian serangan bom mobil ketiga yang juga meledak pada hari Senin telah menghancurkan sebuah pasar yang disebut Souk al-Halaqin di kota Zubair, Selatan Irak. Ledakan itu, setidaknya menewaskan 10 orang dan melukai lebih dari 24 orang.

Kelompok Militan ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil tersebut, yang menargetkan kelompok etnis dan pejabat pemerintah serta warga sipil. ISIS adalah negara ekstrimis yang dibangun dengan aksi teror yang didukung oleh Amerika, negara-negara Barat, Israel, Arab Saudi dan negara Arab lainnya. (ARN/PTV)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *