Berita Irak

354 Budak Seks ISIS di Fallujah Dibebaskan Tentara Irak

 

Sebanyak 354 Budak Seks ISIS Dibebaskan dari Fallujah
Perempuan Remaja dan Anak-anak perempuan Yazidi korban kebrutalan seksual kelompok ISIS. | (Reuters)

 

FALLUJAH – Sejumlah 354 gadis Yazidi yang dijadikan budak seks kelompok ISIS telah dibebaskan oleh tentara Irak dari lokasi penyanderaan di Fallujah, Irak.

Ratusan perempuan etnis minoritas Irak itu diculik ISIS ketika wilayah mereka di Gunung Sinjar, Irak utara diserbu pada musim panas 2014.

Kabar dibebaskannya ratusan gadis Yazidi itu muncul setelah pekan lalu sebuah laporan PBB mengatakan bahwa pembantaian terhadap sekte Yazidi oleh ISIS tergolong sebagai tindakan genosida. Laporan PBB itu menyebut, sekitar 3.500 wanita dan anak-anak etnis Yazidi masih disandera kelompok ISIS atau Islamic State atau Negara Khilafah.

Pembebasan 354 anak-anak perempuan dan para gadis Yazidi berlangsung ketika basis ISIS di Fallujah diserang tentara Irak yang dibantu oleh serangan udara koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat (AS).

”Gadis-gadis itu dibebaskan setelah diculik sebagai budak seks oleh ‘jihadis’ ISIS,” kata aktivis pembela hak warga Yazidi, Kelesh Shingali kepada ARA News. ”Mereka sekarang di bawah perlindungan pasukan pemerintah dan mereka akan segera dipindah ke wilayah Kurdistan,” lanjut Shingali.

”Pembebasan gadis-gadis ini adalah prestasi besar, terutama setelah mereka menderita praktek brutal dan pelecehan seksual oleh kelompok barbar ISIS. Seluruh masyarakat Yazidi senang atas kebebasan gadis-gadis, dan kami berharap ada pembebasan dari para perempuan Yazidi lain yang masih disandera ISIS,” kata Shingali, seperti dikutip IB Times, Kamis (23/6/2016).

Peneliti di Human Rights Watch, Skye Wheeler, mengatakan apa yang dialami para perempuan Yazidi Irak merupakan kondisi darurat.”Semakin lama mereka ditahan oleh ISIS, kehidupan yang lebih mengerikan dialami wanita Yazidi, dibeli, dijual dan diperkosa secara brutal,” katanya.  (al/mas/sn)
dibaca 3.288x

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *